DIGILIB UTP SURAKARTA
PERPUSTAKAAN UTP SURAKARTA >> JL. WALANDA MARAMIS NO.31 CENGKLIK SKA 853959
Select Language
Pencarian Sederhana

Pencarian Spesifik
Judul :
Pengarang :
  • SEARCHING...

Subyek/Subjek :
  • SEARCHING...

ISBN/ISSN :
GMD : Tipe Koleksi : Lokasi :
License

This Software is Released Under GNU GPL License Version 3.

Award

The Winner in the Category of OSS Indonesia ICT Award 2009

Validated

Valid XHTML 1.0 Transitional
Valid CSS

Judul PROSIDING SEMINAR NASIONAL PERAN DAN FUNGSI PEMBINAAN OLAHRAGA USIA DINI DALAM UPAYA MENCAPAI PRESTASI MASA DEPAN
Edisi 2013
No. Panggil PRO 005 2013
ISBN/ISSN 2301-6620
Pengarang NURUDDIN PRIYA BUDI SANTOSO
AGUS SUPRIYOKO
Dwi Gunadi
Mamin Suparmin
AGUS Kristiyanto
TEGUH Santoso
BAGUS KUNCORO
DJOKO PEKIK IRIANTO
YUSUF
SHODIQ HUTOMONO
FURQON HIDAYATULLOH
Subyek/Subjek PROSIDING
Klasifikasi
Judul Seri
GMD Text
Bahasa Indonesia
Penerbit FKIP-UNS
Tahun Terbit 2013
Tempat Terbit Jl. WALANDA MARAMIS NO.31
Kolasi 165 HLM.;30 CM
Catatan UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GERAK DASAR ANAK USIA DINI MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERMAIN
(ditinjau dari karakteristik jenis permainan)

Oleh :
Agus Supriyoko, S.Pd, M.Or
PKOR FKIP UTP Surakarta

Abstrak
Perkembangan koordinasi gerak tubuh merupakan kunci perkembangan penguasaan berbagai macam gerak keterampilan yang telah mulai dikuasai sejak masa anak-anak Kecepatan perkembangannya sangat dipengaruhi oleh kesempatan yang diperoleh untuk melakukan aktivitas. Anak yang kurang mendapatkan kesempatan melakukan gerakan atau selalu terkekang di rumah, mereka cenderung memiliki kemampuan gerak dasar yang rendah, sedangkan anak yang diberikan kebebasan melakukan aktivitas memiliki kecenderungan berkemampuan gerak dasar yang baik. Pendidikan jasmani merupakan salah satu mata pelajaran yang wajib diajarkan di Sekolah Dasar. Pendidikan jasmani berperan penting dalam pembinaan dan pengembangan baik individu maupun kelompok dalam menunjang pertumbuhan serta perkembangan jasmani dan rohani.
Dunia anak adalah bermain, maka bermain merupakan bagian dari hidupnya. Bahkan sebagian besar waktunya hanya untuk bermain dan bermain. Dengan demikian bagi anak, gerak adalah kehidupan dan apabila gerak berhenti maka kehidupannyapun berakhir. Bentuk pendekatan pembelajaran bermain yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan gerak dasar anak diantaranya adalah pendekatan pembelajaran bermain perorangan dan beregu. Bermain merupakan wahana yang baik bagi anak untuk menyalurkan ketegangan yang disebabkan lingkungan terhadap aktivitas anak. Melalui bermain anak terbiasa dengan aturan-aturan yang lebih disepakati dalam bermain, seperti larangan-larangan yang harus ditaati, disiplin sportivitas, kerjasama, menghargai teman lain, jujur dan lain-lain, secara tidak langsung kondisi tersebut membentuk kepribadian anak.

Kata kunci : pendidikan jasmani, pendekatan pembelajaran bermain, kemampuan gerak dasar
Detil Spesifik
Gambar Sampul
Lampiran
LOADING LIST...
Ketersediaan
LOADING LIST...
  Kembali ke sebelumnya